RECENT POST

THE MYSTERY OF MIGRATING ANIMAL


This is question in SPMB regional III. I try to translate that into Indonesian. It will be useful for me. I may improve my English. You can put your opinion of my translate in bottom of this post as a comment.

One of the most mysterious things in nature is the ability of certain creatures to find their way home, sometimes from great distances. Birds are not the only ones who can do this. Bees, eels, and salmon are able to return to a particular place after doing journeys, too.

Most migrations take place between breeding grounds and regions where animals feed. For some animals, such as the lemming, the move is a one-way trip. Scientists call this movement emigration, because these animals never return to their homes. For other animals, such as birds, the migration includes a return trip home. Birds move in periodic migration, or at regular times during their lives, and often to the same place year after year.

Many experiments have been made with birds in an attempt to find out what guides them on their way home. In one case, seven swallows were taken 400 miles from home. When they were set free, five of them returned to their nests. In another case, a certain kind of sea bird was taken from its nests on the Welsh coast to Venice by plane. When it was released, it made its way home to its nests, a distance of 930 miles if it flew in a straight line.

Migrating birds offer an even more amazing example of this ability. There are swifts and house martins that migrate from England to South Africa every year. They not only return to England the next spring, but may of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They not only return to England the next spring, but many of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They fly the incredible distance of 6,000 miles, one way.

Certain types of butterfly migrate, too, and find their way home over long distances. In the tropics one can sometimes see the great mass flights of butterflies all flying steady in one direction. They may go a thousand miles and more and then return again in another season.

Despite all the efforts that have been made to explain how these creatures find their way home, we still have no sure explanation. Since many of the birds fly over great bodies of water, we cannot explain it by saying they use landmarks to guide them. Just to say they have an "instinct" does not really explain the right conditions. The reason they do it may be to obtain food or to reproduce under the right conditions. But the signals and guideposts they use on their flights are still a mystery to man.

In Indonesian :

Salah satu hal paling misterius di alam adalah kemampuan makhluk hidup tertentu untuk menemukan jalan pulang. Kadang-kadang mereka harus menempuh perjalanan yang luar biasa jauh.Burung bukan satu-satunya hewan yang bisa melakukan ini. Lebah, belut, dan salmon juga mampu kembali ke tempat khusus setelah melakukan perjalanan

Sebagian besar migrasi bertempat antara tempat pertama kali belajar dan daerah dimana mereka mencari makanan. Untuk beberapa hewan, contohnya lemming, mereka melakukan perjalanan satu arah. Para ilmuan menyebut ini movement emigration (gerakan pemboyongan), karena hewan ini tidak pernah kembali ke rumahnya. Untuk hewan lain seperti burung, migrasi mereka termasuk perjalanan pulang. Burung berpindah dalam migrasi yang berperiode, atau dalam waktu-waktu teratur dalam hidupnya, dan sering ke tempat yang sama setelah setahuan.

Banyak percobaan yang telah diusahakan bersama unggas untuk menemukan petunjuk apa yang menuntun mereka dalam perjalanan pulang. Dalam kasus ini, tujuh burung walet dibawa sejauh 400 mil dari rumah mereka. Ketika mereka bebas, lima di antaranya kembali ke sarangnya. Dalam kasus lain, jenis burung laut tertentu dibawa dari sarang mereka di pantai Wealsh ke Venice dengan pesawat. Ketika mereka dilepaskan, mereka membuat jalan pulang ke sarangnya, jaraknya sejauh 930 mil jika mereka terbang dalam garis lurus.

Migrasi burung menawarkan lebih banyak contoh luar biasa mengenai kemampuan ini. Ada Swift dan House Martins yang bermigrasi dari Inggris ke Afrika Selatan tiap tahun. Mereka tidak hanya kembali ke Inggris musim semi berikutnya, tapi banyak di antara mereka kembali ke sarangnya yang sama yang mereka sarangi sebelumnya. Mereka terbang dalam jarak luar biasa, 6000 mil dalam satu arah.

Kupu-kupu jenis tertentu juga bermigrasi dan menemukan jalan mereka pulang melalui perjalanan jauh. Di daerah tropis kadang-kadang bisa ditemukan jumlah besar kupu-kupu terbang mantap dalam satu arah. Mereka mungkin pergi ratusan mil atau lebih dan kemudian kembali lagi di musim lain.

Bertentangan dengan semua usaha yang sudah dilakukan untuk menjelaskan bagaimana makhluk ini menemukan jalan pulang, kita masih tdak memiliki penjelasan yang meyakinkan. Sejak banyak burung terbang di atas air, kita tidak bisa menerangkan dengan mengatakan mereka menggunakan tanda di tanah untuk memandu mereka. Hanya mengatakan mereka memiliki "instinct" tidak benar-benar menjelaskan kondisi yang sesungguhnya. Alasan mereka melakukannya mungkin untuk memperoleh makanan dan bereproduksi di bawah kondisi yang baik. Tapi sinyal dan petunjuk jalan yang mereka gunakan untuk penerbangan mereka adalah mistery untuk manusia.

Related Posts by Categories